Minggu, 28 Agustus 2016

Mendapatkan approved dari UNESCO

Sebuah  penghormatan dan kebanggaan bagi warga masyarakat Kepulauan Selayar disaat momentum penyerahan sertifikat Cagar Biosfer Taka Bonerate Kepulauan Selayar. Berawal dari inisiatif para mitra, khususnya Balai TN Taka Bonerate, MAB-LIPI Indonesia, Pemda Selayar  serta dukungan penuh dari Kementerian LIngkungan Hidup dan Kehutanan sejak diusulkannya September 2014, yang berbuah diterimanya usulan Cagar Biosfer Taka Bonerate Kepulauan Selayar sebagai anggota jaringan  Cagar Biosfer Dunia pada pertemuan internasional ICC – UNECSO 9 Juni 2015 di Paris Perancis.


Tim Delegasi perwakilan Indonesia hadir dalam pertemuan ICC (International Co-ordinating Council) MAB Programme di Paris 8-12 Juni 2015 termasuk perwakilan dari Taka Bonerate-Kepulauan Selayar yang dihadiri oleh kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten kepulauan Selayar dan Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate. Usulan Cagar Biosfer Taka Bonerate-Kepulauan Selayar telah diterima dan dideklarasikan oleh MAB Programme UNESCO dalam pertemuan tersebut. Deklarasi ini menjadikan Cagar Biosfer Taka Bonerate-Kepulauan Selayar menjadi bagaian dari jaringan internasional seluruh cagar biosfer dunia.  Sampai dengan pertemuan ICC di Paris 2015 ini, Taka Bonerate-Kepulauan Selayar menjadi Cagar Biosfer ke 10 di Indonesia.

Upaya kerja keras para pihak dan dukungan dari semua stake holders dan manfaat dari perlunya menjalin kemitraan dan kerjasama dalam satu karya mebuahkan hasil yang lebih baik. Namun dengan ditetapkannya Taka Bonerate-Kepulauan Selayar sebagai Cagar Biosfer, maka tugas dan amanah yang lebih berat harus diemban. Setidaknya dalam melaksanakan pengelolaan kawasan, pembangunan daerah serta kebijakan kedepan harus menjadi bagian yang tidak terlepaskan dari status Cagar Biosfer Dunia.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar